Moza Pramita Pramono, Memilih Tidak Memasak

Moza Pramita Pramono memilih untuk tidak memasak selama pandemi Covid-19, tetapi membeli berbagai menu kuliner sebagai bentuk dukungan bagi para penjual. Mantan presenter televisi itu ingin membantu promosi usaha kuliner, baik pengusaha baru maupun penjual lama yang kehilangan pendapatan, seperti para pedagang makanan di sekolah Yayasan Ar Rahman Motik. Moza memesan dagangan mereka, membagikannya, memotret produknya, dan menyebarkan foto beserta kontak penjual. Ia juga membeli makanan dari usaha baru, termasuk nasi hainan buatan sepupunya. Melalui langkah kecil ini, Moza berharap semakin banyak pengusaha kuliner baru yang bangkit di tengah pandemi.

*****

Di antara dua pilihan untuk memasak atau membeli secara daring beragam menu kuliner, Moza Pramita Pramono memilih untuk tidak memasak, tetapi membeli. Tebersit motivasi unik bagi perempuan pengusaha yang sebelumnya aktif sebagai presenter televisi ini.

”Di masa pandemi Covid-19 sekarang ini banyak yang terkonsentrasi di dapur. Saya memesan dan membagi-bagikan menu kuliner mereka sambil menawarkan supaya dibeli,” ujar Moza ketika dihubungi, Jumat (5/6/2020), di Jakarta.

Tidak hanya para pengusaha baru yang membutuhkan bantuan promosi di tengah masa pandemi sekarang. Penjual makanan yang sudah lama butuh dipromosikan pula.

Moza mencontohkan, menu siomai, bakso, atau donat, dari penjual di sekolah yang dikelola Yayasan Ar Rahman Motik, yang didirikan ibunya, Dewi Motik. Sejak kegiatan belajar dialihkan secara daring di rumah, para penjual di sekolah itu kehilangan sumber pendapatan.

Moza pun memesan makanan jualan mereka untuk dibagi-bagikan. ”Saya yang memotret sendiri makanan yang dijual mereka, lalu foto itu saya bagikan dengan mencantumkan nomor telepon penjualnya,” ujar Moza.

Moza juga membeli berbagai menu makanan dari para pengusaha baru yang bermunculan. ”Sepupu saya yang berhenti bekerja akhirnya buka usaha nasi hainan. Saya beli dan bagi-bagikan, akhirnya banyak juga yang memesan untuk membeli,” tutur Moza.

Di balik pilihan untuk tidak pernah memasak itu tebersit keinginan Moza agar di tengah pandemi muncul pengusaha-pengusaha kuliner baru.

Sumber: Kompas edisi 07 Juni 2020 di halaman 6 dengan judul “Tidak Memasak”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *