Atiqah Hasiholan, Merealisasikan Cita-cita Pangan Mandiri

Atiqah Hasiholan sejak lama bercita-cita mewujudkan pangan mandiri karena prihatin dengan banyaknya makanan tidak sehat di pasaran. Saat pandemi Covid-19, keinginan itu akhirnya terwujud meski dengan lahan rumah yang terbatas. Ia mulai belajar urban farming dan membeli set hidroponik, yang kini sudah menghasilkan kale, sawi, dan bayam. Atiqah merasa lebih tenang karena mengetahui sayuran tersebut bebas pestisida dan segar. Selain memenuhi kebutuhan pangan keluarga, berkebun memberi suasana positif di rumah serta menjadi sarana belajar tentang proses kehidupan. Ia pun semakin semangat memanfaatkan setiap sudut rumah untuk menanam sayur dan buah.

*****

Sudah lama Atiqah Hasiholan (38) bercita-cita melakukan upaya pangan mandiri. Cita-cita itu muncul dari kesadaran akan banyaknya peredaran makanan tak sehat di pasaran.

Ketika pandemi Covid-19 merebak, cita-cita Atiqah justru akhirnya terealisasi. ”Walaupun belum punya lahan besar seperti yang saya cita-citakan, ini kesempatan untuk mulai belajar mengupayakan pangan mandiri dengan lahan yang saya punya,” ujar Atiqah, Jumat (5/6/2020), di Jakarta.

Dengan mempertimbangkan kondisi lahan di rumah, Atiqah mantap membeli set hidroponik dan mewujudkan cita-citanya. ”Saya banyak belajar tentang konsep urban farming. Menurut saya seru dan sangat positif. Membuktikan tidak ada halangan untuk kita berkebun dengan halaman seadanya,” tambah pemain film Wonderful Life ini.

Sekarang, dari kebun hidroponik itu, Atiqah sudah bisa memanen kale, sawi, juga bayam. Meski masih terbatas, dia puas karena jadi lebih paham akan asupan gizi yang masuk ke tubuhnya.

”Kita tahu itu enggak dikasih pestisida yang aneh-aneh, tidak diawetin, dan lain-lain. Selain itu, berkebun juga membangun suasana sehat dan positif juga di rumah. Tidak hanya untuk saya, tapi juga buat anak dan suami saya,” kata istri aktor Rio Dewanto ini.

Sejauh ini, Atiqah tidak menemui kesulitan berarti. Ia justru semakin bersemangat memanfaatkan sudut-sudut rumah untuk menanam sayur dan buah. Selain hasilnya bisa menyuplai kebutuhan pangan, dari berkebun dia juga belajar banyak tentang proses kehidupan.

Sumber: Kompas edisi 07 Juni 2020 di halaman 6 dengan judul “Pangan Mandiri”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *