Leonika Sari, Ajak Donor Darah

Pandemi Covid-19 menyebabkan stok darah PMI menurun hingga 70 persen. CEO dan pendiri aplikasi donor darah Reblood, Leonika Sari, berupaya menjaga pasokan darah dengan mengirim pengingat melalui aplikasi dan WhatsApp kepada lebih dari 20 ribu pendonor di Jakarta dan Surabaya. Tim Reblood juga siaga 24 jam membantu PMI, bahkan melakukan donor darah dari rumah ke rumah bagi pendonor yang takut keluar. Leonika menegaskan donor darah tetap aman karena PMI menerapkan protokol kesehatan ketat. Ia terus mengajak masyarakat agar tidak takut mendonorkan darah demi memenuhi kebutuhan darah yang terus meningkat.

*****

Donor darah di masa merebaknya virus covid-19 menghadapi tantangan yang cukup berat. Oleh karena itu, CEO dan pendiri aplikasi donor darah Reblood, Leonika Sari (26) berjuang keras agar para pendonor tetap rajin mendonorkan darahnya ke PMI. Covid-19 berdampak pada penurunan stok darah PMI hingga 70 persen.

Reblood antara lain sudah mengirim reminder lewat aplikasi Reblood dan pesan WhatsApp ke semua pendonor yang terdata di database mereka. “Kami sudah menghubungi lebih 20 ribu orang untuk datang ke PMI terdekat baik di Jakarta maupun Surabaya,” ujar Leonika saat dihubungi Senin (6/4/2020).

Demi mendongkrak donor darah pula, sebagian dari anggota tim Reblood tetap siaga 24 jam dalam sehari di PMI di Jakarta dan Surabaya. Di Surabaya, tim Reblood antara lain membantu agar anggota PMI bisa datang dari pintu ke pintu rumah pendonor. Hal ini terutama dilakukan bagi pendonor yang takut ke luar rumah.

“Kebutuhan darah PMI tetap banyak. Di bulan puasa, akan semakin sedikit yang donor. Jadi tantangan tersendiri bagi PMI dan Reblood untuk mengajak pendonor mendonorkan darah di PMI,” kata Leonika yang sempat meraih penghargaan Forbes 30 Under 30 Asia 2016.

Leonika aktif menyuarakan agar orang-orang tidak takut donor darah. Belum ada bukti bahwa transfusi bisa menularkan virus Covid-19. PMI juga menerapkan prosedur dan alur yang aman bagi pendonor maupun petugas dengan pengecekan suhu tubuh hingga penerapan physical  distancing. Donor darah juga aman karena pendonor harus sudah dipastikan sehat. Darah yang didonorkan pun akan melalui uji saring untuk memastikan keamanannya.

Sumber: Kompas.id, Leonika Sari Ajak Donor Darah, 14 Apr 2020 05:00 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *