Gading Marten, Mendalami Karakter Guru

Gading Marten membintangi film Guru-Guru Gokil yang akan tayang April mendatang, berperan sebagai Taat Pribadi, mantan pembawa acara yang menjadi guru pengganti. Untuk mendalami peran, Gading mengingat pengalaman masa sekolah dan menonton film bertema guru. Ia antusias menerima tawaran dari produser Dian Sastrowardoyo dan merasa beruntung bisa terlibat. Syuting di Bogor tidak menyulitkannya karena ia berasal dari daerah tersebut. Gading juga menyatakan minatnya menjadi produser di masa depan untuk mengeksplorasi potensi diri. Film ini menjadi proyek yang sangat dinantikannya, menandai langkah baru dalam kiprah kariernya di dunia perfilman Indonesia.

*****

Pemain film Gading Marten membintangi film Guru-Guru Gokil yang akan tayang di bioskop pada April mendatang.

Dia berperan menjadi Taat Pribadi yang gagal di dunia hiburan sebagai pembawa acara dan suatu saat mendapat pekerjaan sebagai guru pengganti.

Untuk mendalami karakter Taat, Gading mempunyai trik sendiri, yaitu dengan mengingat masa-masa sekolah. ”Mengingat kita belajar cukup lama, SD, SMP, SMA. Mengingat karakter guru kita seperti apa, yang berkesan cara ngajar-nya seperti apa. Ada juga saya menonton film yang berbau guru dan murid,” ujar Gading di acara peluncuran teaser dan poster film tersebut di Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Gading mengungkapkan, dirinya tidak menyia-nyiakan kesempatan bermain film yang diproduseri Dian Sastrowardoyo itu. ”Sebenarnya, ini film yang saya tunggu-tunggu. Ketika saya ditawarin Dian pertama kali, saya langsung mau aja. Cuma orang bodoh yang menolak tawaran bermain film bersama dia,” ungkap Gading sambil bercanda.

Film yang mengambil lokasi di Bogor ini tidak menyulitkan Gading dalam berakting dengan dialog setempat. ”Untung saya asli situ, tapi sudah hijrah ke Jakarta, jadi masalah bahasa Sunda enggak terlalu sulit. Ketika mau improvisasi, tetapi bahasanya bertabrakan, jadinya enggak lucu. Untungnya, saya dimudahkan menggunakan dialog seperti ini,” cerita Gading.

Saat melihat Dian menjadi produser, Gading pun mengungkapkan keinginannya untuk menjadi produser. ”Saya sendiri mau menjadi produser. Kalau ada kesempatan, pasti maulah. Orang ingin mengeksplorasi kemampuan mereka. Mumpung masih ada waktu, masih ada kenalan sana-sini,” tutur Gading.

Sumber: Kompas edisi 24 Januari 2020 di halaman 16 dengan judul “Gading Marten, Mendalami Karakter Guru “.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *