Raisa, Emosi Saat Menciptakan Lagu
Penyanyi Raisa Andriana merilis singel terbaru berjudul “Ragu”, lagu yang sebenarnya telah ditulis sejak 2014–2015 dan direkam pada 2019, namun baru dirilis karena tertunda pandemi. Ditulis bersama Ari Renaldi dan diproduseri Camden Bench, “Ragu” disajikan dengan nuansa easy listening dan sederhana, menonjolkan cerita serta perasaan tanpa teknik vokal berlebihan. Raisa menyebut lagu ini sebagai lagu yang nyaman didengarkan sepanjang hari. Liriknya menggambarkan keraguan dalam perasaan, terinspirasi dari emosi yang pernah ia alami, cerita masa lalu, kisah orang lain, hingga film, dengan kejujuran sebagai kunci utama dalam proses penulisan lagu.
*****
Penyanyi Raisa Andriana (30) merilis singel terbarunya, ”Ragu”, baru-baru ini. Lagu ditulis oleh Raisa bersama Ari Renaldi, diproduseri oleh Camden Bench.
”Lagu ini sebenarnya bukan lagu baru karena lagu ini udah gue tulis tahun 2014 atau 2015. Terus, kami ngerekam-nya di 2019. Tadinya, kami mau rilis lagu ini sebelum ’Bahasa Kalbu’. Cuma karena ada pandemi, jadi kami simpen dulu dan akhirnya baru rilis sekarang,” tutur Raisa.
Secara musik, ”Ragu” sengaja disajikan sebagai lagu yang easy listening. Saat rekaman, Raisa menyanyikannya sembari duduk dan tidak terlalu ngotot untuk menampilkan teknik menyanyi yang berlebihan. ”Ini lagu yang sangat bercerita aja dan yang bisa didengerin dari pagi sampai malam. Feel good gitu-lah,” tambah Raisa. Liriknya menggambarkan apa yang menjadi judul lagu.
Terkait proses menulis lagu, Raisa menuturkan, hal terpenting adalah soal kejujuran untuk membuka diri. Sebagai musisi dan penulis lagu, dia selalu menyimpan emosinya di permukaan sehingga mudah untuk diakses.
”Gue mungkin hari itu enggak merasa patah hati atau lagi super in love, tapi perasaan-perasaan itu ada, jadi tinggal ambil. Tentu enggak selalu bisa lakuin itu juga, tapi saat nulis lagu dan terinspirasi, itu sih proses yang terjadi. Gue kayak mengingat cerita gue zaman dulu. Mungkin ceritanya udah enggak inget, tapi gue inget emosinya. Ataupun emosi tertentu, tapi dikawinkan dengan cerita lain,” ujarnya.
Selain itu, Raisa juga banyak mendengar cerita dari teman atau orang lain, pun inspirasi dari film. ”Tapi, kebanyakan itu emosi-emosi yang udah pernah gue rasain. Tapi, cerita-ceritanya macem-macem dan gue suka nulis detail, jadi dari satu cerita bisa jadi satu lagu. Salah satunya ’Ragu’ ini,” kata Raisa.
Sumber: Kompas.id, Raisa Emosi Saat Menciptakan Lagu, 01 Apr 2021 05:05 WIB
Leave a Reply