Juwita Rahmawati, Kaki Panjang
Model Juwita Rahmawati atau Wita Juwita (32) sempat minder karena kaki jenjangnya saat kecil, sering diejek teman-teman. Lama-kelamaan, ia belajar menerima diri sendiri, menjadikan tinggi badannya sebagai kelebihan. Juara I Wajah Femina 2013 dan Face of Jakarta Week 2017 ini menekankan self-love tidak hanya fisik, tapi juga mental. Wita merawat tubuhnya untuk karier di dunia model dan hiburan, sekaligus menjaga keseimbangan mental. Sifat pekerja keras dan pantang menyerah membantunya menghadapi naik-turun karier. Baginya, mencintai diri berarti menerima diri, menjaga mental, dan selalu mencari solusi saat menghadapi masalah.
*****
Saat kecil, model Juwita Rahmawati, yang juga dikenal dengan nama Wita Juwita (32), sempat merasa tak percaya diri dengan kaki jenjang yang menopang tubuh tinggi semampainya. Wita sering diejek mirip Jalangkung karena badannya yang kurus tinggi.
”Waktu zaman SD, sering diejek-ejek teman, aku enggak terima. Tapi, lama-lama aku berusaha terima. Setelah aku menerima diriku, walaupun orang bilang aneh karena aku tinggi banget, ini lalu malah jadi sebuah kelebihan. Sekarang aku bekerja menggunakan kaki ini,” tutur Wita, Sabtu (30/1/2021).
Hingga kini, Wita, yang menyabet gelar Juara I Wajah Femina 2013 dan Face of Jakarta Week 2017, masih terus berkarier di dunia model dan hiburan Tanah Air. ”Jadi ya aku rawat badan ini karena profesiku juga di dunia modelling dan entertainment jadi ya merawat diri. Karena kan kalau self love, mencintai diri sendiri itu bisa didapat dengan accepting ourselves,” kata model bertinggi badan 176 cm ini.
Tak semata fisik, esensi self love bagi Wita adalah juga bagaimana bisa mencintai diri sendiri dengan menjaga keseimbangan mental. ”Jadi, enggak cuma cinta badan. Tapi mentally juga harus kita jaga dan kita rawat,” tambahnya.
Salah satu kelebihan ”mental” Wita, ujar dia, adalah sifatnya yang pekerja keras dan pantang menyerah. Sifat ini dia peroleh seiring berjalannya waktu dan usia yang makin matang.
”Dalam sekian belas tahun berkarier, kan, ada ups and downs. Ketika enggak mulus, itu gimana kita harus menjaga mental kita untuk terus pantang menyerah dan positive thinking, tapi tetap dicari jalan keluarnya ketika ada masalah,” ujar Wita.
Sumber: Kompas.id, Juwita Rahmawati Kaki Panjang, 31 Jan 2021 03:22 WIB
Leave a Reply