Cate Blanchett, Pengalaman Pertama di Emmy Awards

Aktris Australia, Cate Blanchett, meraih nominasi Emmy Awards 2020 untuk Aktris Utama Serial Terbatas berkat perannya sebagai Phyllis Schlafly di Mrs. America. Nominasi diumumkan virtual pada 28 Juli 2020, menjelang acara puncak 20 September 2020 yang dipandu Jimmy Kimmel. Ini pengalaman Emmy pertamanya, setelah dua kali memenangkan Oscar (2004, 2013). Dalam serial FX itu, ia juga menjadi produser eksekutif. Blanchett tertarik memerankan Schlafly, tokoh konservatif antifeminis, untuk memahami kesenjangan pandangan. Ia menekankan, seni mampu menjembatani perbedaan sosial dan politik, menciptakan pemahaman bersama, dan menyatukan orang secara emosional, terutama di masa krisis seperti pandemi Covid-19.

*****

Aktris asal Australia, Cate Blanchett, meraih nominasi untuk penghargaan pertelevisian paling bergengsi di Amerika Serikat, Emmy Awards. Kali ini, ia dinominasikan untuk kategori aktris pemeran utama dalam serial terbatas. Nominasi tersebut diraih karena perannya sebagai Phyllis Schlafly di serial Mrs America.

Nominasi tersebut diumumkan secara virtual pada Selasa (28/7/2020) atau dua bulan menjelang acara puncak penyelenggaraan Emmy Awards 2020. Emmy Awards ke-72 akan ditayangkan pada Minggu, 20 September, di ABC dan akan dipandu Jimmy Kimmel.

Cate pernah dua kali menerima penghargaan Oscar pada 2004 dan 2013 untuk kiprahnya berakting di layar lebar. Namun, nominasi penghargaan di kancah pertelevisian ini menjadi pengalaman pertama baginya.

Dalam serial Mrs America, ia tak sekadar berperan sebagai tokoh ikon konservatif antifeminis, tetapi juga menjadi produser eksekutif di serial yang tayang di jaringan FX ini.

”Schlafly dan saya adalah dua tamu yang tidak akan Anda undang ke pesta makan malam yang sama. Tetapi, justru itulah mengapa saya tertarik pada peran itu. Saya tertarik untuk menyelidiki, menerangi, dan mudah-mudahan memahami kesenjangan di antara kami,” ujar Cate dalam tulisan opininya di The New York Times pada 21 Mei 2020.

Karena menentang amendemen kesetaraan hak tahun 1971, Schlafly menjadi tokoh antagonis yang berbenturan pandangan dengan aktivis perempuan lain.

”Dunia saat ini sama-sama terpecah. Keadaan darurat virus korona memaksa kita berkorban sebagai kelompok demi kebaikan bersama. Di dalam pengorbanan itu ada rasa sakit yang nyata, kehilangan yang nyata, dan kesepian yang nyata,” katanya.

Virus, menurut Cate, dapat membuat kita ketakutan dan paranoid. ”Lebih cenderung menarik diri daripada mencoba menjembatani. Tetapi seni, dalam kemampuannya untuk melintasi kesenjangan sosial, partisan, dan bahkan duniawi, dapat membantu menumbuhkan pemahaman bersama. Itu dapat menyatukan kita secara fisik dan emosional,” ujarnya.

Sumber: Kompas.id, Cate Blanchett Pengalaman Pertama di Emmy Awards, 05 Agt 2020 05:00 WIB 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *