
Devi Juni Astuti Herianto, Lepas Bandana
Devi Juni Astuti Herianto, penggebuk drum yang dikenal dengan bandana khasnya, melepas bandana selama pandemi karena masker dan kacamata membuatnya berlebihan. Devi, yang tergabung di band Hidup, The Good Friends, dan Poprock, kini bekerja di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sebelumnya di Badan Ekonomi Kreatif. Karena tugas sosialisasi protokol kesehatan, ia harus selalu mengenakan masker, jumlahnya kini lebih dari 20, melebihi koleksi 15 bandana. Devi tetap tampil kreatif dengan merancang masker unik sebagai pengganti bandana. Ia tetap manggung daring di Instagram, menyukai warna hitam dan putih untuk penampilan.
*****
Musisi perempuan yang mengambil spesialisasi penggebuk drum, Devi Juni Astuti Herianto, selama masa pandemi Covid-19 ini harus rela melepas bandana sebagai ciri khas penampilannya. Itu karena ia merasakannya berlebihan ketika harus dikenakan bersamaan dengan masker dan kacamata minusnya selama pandemi ini.
”Sekarang saya juga harus bekerja untuk menyosialisasikan protokol kesehatan. Salah satunya, sosialisasi untuk selalu mengenakan masker,” ujar Devi Bebek, sapaan akrabnya, Jumat (3/7/2020) di Jakarta.
Penggebuk drum yang memiliki grup band Hidup, The Good Friends, dan Poprock, ini sekarang bekerja di kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sebelumnya, Devi bergabung di Badan Ekonomi Kreatif.
Karena tugasnya itu, mau tidak mau hampir di setiap waktu Devi harus mengenakan masker. Hal itu tidak memungkinkan lagi dipadupadankan dengan bandana kesukaannya.
”Jumlah bandanaku sampai sekarang kira-kira ada 15 helai. Sekarang jumlah maskerku sudah melampaui angka itu, lebih dari 20 masker,” ujar Devi, yang punya jadwal manggung secara daring di Instagram @bebekdevi9 pada akhir pekan ini.
Sebagai pengganti ciri khas bandananya, terpikir oleh Devi untuk mengenakan masker yang unik, masker dengan desain khusus untuk dirinya.
”Mungkin saya harus merancang sendiri masker yang beda untuk menggantikan ciri khas bandana selama ini,” tutur Devi yang menyukai warna hitam atau putih itu.
Sumber: Kompas edisi 05 Juli 2020 di halaman 6 dengan judul “Lepas Bandana”.
Leave a Reply