
The Rain, Berbuat Sesuatu
Selama 18 tahun berkarya, The Rain dikenal dengan lagu-lagu cinta seperti “Dengar Bisikku”, “Terlatih Patah Hati”, dan “Ujung Pertemuan”. Namun, sejak tahun lalu mereka memperluas makna cinta menjadi kepedulian terhadap lingkungan. Bersama Greenpeace Indonesia, The Rain merilis “Laut Bukan Tempat Sampahmu”, lalu pada Hari Musik Nasional 2020 meluncurkan “Today for Our Tomorrow” sebagai pengingat krisis iklim. Lagu itu sebelumnya dibawakan di Climate Diplomacy Week dan kemudian direkam bersama Rekam Nusantara Foundation serta Komunitas Peduli Ciliwung. Hasil penjualan lagu dan merchandise disumbangkan untuk edukasi dan pelestarian lingkungan.
*****
Selama 18 tahun berkarya di dunia musik, The Rain identik dengan lagu cinta. Seperti lagu ”Dengar Bisikku”, ”Terlatih Patah Hati”, dan ”Ujung Pertemuan”.
Sejak tahun lalu, tema cinta The Rain makin luas. Tak hanya cinta antarmanusia, tetapi juga cinta pada lingkungan. Maka, lahirlah singel ”Laut Bukan Tempat Sampahmu”, hasil kolaborasi dengan tim Ocean Defender Greenpeace Indonesia. ”Sebenarnya dari dulu kami ingin berbuat sesuatu untuk lingkungan, lewat karya. Namun, baru kesampaian tahun lalu,” ujar vokalis dan gitaris The Rain, Indra Prasta, Selasa (17/3/2020), di Jakarta.
Tahun ini, bertepatan dengan Hari Musik Nasional, The Rain kembali menggarap tema lingkungan. Band yang juga beranggotakan Iwan Tanda (gitar), Ipul Bahri (bas), dan Aang Anggoro (drum) ini merilis single ”Today for Our Tomorrow” sebagai pengingat bagi krisis iklim yang kini semakin menjadi ancaman serius.
Sebelum direkam, lagu ini dibawakan lebih dulu di panggung penutupan Climate Diplomacy Week yang digelar oleh Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia di Jakarta. ”Kami pikir, sayang jika lagunya hanya dibawakan di sana. Kami bisa berbuat banyak lewat lagu ini,” ucap Indra.
Lagu tersebut akhirnya direkam, berkolaborasi dengan Rekam Nusantara Foundation dan Komunitas Peduli Ciliwung. Semua keuntungan penjualan lagu nantinya disalurkan kepada Rekam Nusantara Foundation untuk kegiatan edukasi, sementara hasil penjualan merchandise berupa tote bag berbahan kain sebagai tas belanja pengganti kantong plastik disalurkan kepada Komunitas Peduli Ciliwung. Bravo The Rain.
Sumber: Kompas.id, The Rain Berbuat Sesuatu, 19 Mar 2020 04:17 WIB