Deva Mahenra, Sempat Takut

Deva Mahenra (29) memerankan Gadhing Baskara, seorang pilot pesawat tempur dalam film Serigala Langit yang dirilis awal April 2020. Sebelum terbang dengan pesawat tempur T-50, Deva sempat merasa takut, namun setelah mengudara ia justru menikmati pengalaman berharga tersebut. Selama sekitar satu jam penerbangan, ia kagum pada kemampuan pilot Indonesia. Film Serigala Langit mengisahkan perjuangan Gadhing menjadi pilot terbaik skuadron elite, namun arogansi membuat kariernya hancur hingga ia berusaha bangkit kembali. Film yang menampilkan alutsista seperti F-16, Hercules, dan helikopter ini diproduksi di Jakarta, Madiun, dan Yogyakarta pada akhir 2019.

*****

Deva Mahenra (29) memerankan Gadhing Baskara, pilot pesawat tempur dalam film Serigala Langit yang akan dirilis awal April mendatang. Ia sempat risau sebelum menjajal T-50, pesawat tempur yang biasa digunakan untuk latihan, meskipun didampingi pilot.

Sebelum lepas landas, ada takutnya. Mau mundur, tapi enggak mungkin,” ucapnya saat berkunjung ke Menara Kompas, Jakarta, Kamis (12/3/2020). Setelah mengangkasa, Deva malah sangat senang. Itulah pengalaman pertama Deva naik pesawat tempur.

”Sempat berputar beberapa kali, tapi aman. Enggak mual. Kalau mabuk karena goyangan, saya cukup tahan. Jadi, waktu manuver enggak masalah,” katanya. Deva memercayakan sepenuhnya penerbangan itu kepada pilot. Ia yakin, pilot-pilot Indonesia tergolong hebat.

Pengalaman yang takkan Deva lupakan itu berlangsung lancar dengan durasi sekitar satu jam. Mimpi naik pesawat tempur pun ia tak pernah. ”Mungkin juga itu pengalaman saya yang terakhir. Saya bukan personel militer, tapi dapat kesempatan karena Serigala Langit,” katanya.

Film itu berkisah tentang Gadhing yang ingin menjadi pilot terbaik skuadron elite Serigala Langit, tetapi arogansi malah merusak kariernya. Ia berupaya bangkit dan mengatasi berbagai masalah, termasuk dengan ayahnya. Alutsista seperti F-16, Hercules, dan helikopter bisa disaksikan dalam film itu.

”Meski saya naik T-50, film itu menceritakan pilot yang pesawatnya F-16. Tentu, efek riil yang ingin ditunjukkan. Tak terlalu mendramatisir,” katanya. Produksi film tersebut berlangsung di Jakarta, Madiun, dan Yogyakarta pada 15 November-27 Desember 2019.

Sumber: Kompas.id, Deva Mahenra Sempat Takut, 16 Mar 2020 17:43 WIB