
Marissa Anita, Menolak “Cat-calls”
Marissa Anita, aktris dan presenter, terus bersuara untuk isu perempuan, khususnya kekerasan seksual. Ia terlibat dalam drama musikal Belakang Panggung yang mengangkat isu tersebut. Marissa pernah mengalami cat-calls, termasuk dari seorang pria di depan istrinya, yang membuatnya syok. Lewat profesinya sebagai jurnalis, aktris, dan pembuat konten, ia konsisten menyampaikan cerita-cerita perempuan. Baginya, kekuatan bercerita adalah benang merah kehidupannya. Di tengah hiruk pikuk era digital, ia mencari ketenangan dengan meditasi, termasuk lewat kegiatan sederhana seperti mencuci piring, sebagai cara untuk mendengarkan dan memahami diri sendiri lebih dalam.
*****
Menjadi perempuan di masyarakat yang cenderung patriarki bukan perkara mudah. Presenter yang juga aktris Marissa Anita paham betul tentang pergulatan sebagai perempuan dan bertekad terus bersuara bagi perempuan. Suara itu kali ini terkait dengan isu kekerasan seksual.
Marissa kini terlibat dalam pementasan drama musikal tentang kekerasan seksual bertajuk “Belakang Panggung” yang akan digelar di Institut Français Indonesia pada 6 – 8 Maret 2020. “Sering jadi korban cat-calls, disuitin. Saya syok. Syok adalah reaksi orang yang mengalami kekerasan seksual,” ujarnya.
Marissa bercerita pernah mendapatkan cat-calls itu antara lain dari seorang bapak di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Usai menonton sebuah pementasan seni, ia berjalan dan disuitin, padahal, istri si bapak berada tepat di sebelahnya.
Marissa pun berkomitmen melawan dengan terus menyuarakan nasib perempuan lewat profesinya sebagai jurnalis, pemain teater, pemain film, dan pembuat konten untuk platform greatmind.id.
“Benang merahnya: bercerita. Saya memang tumbuh besar dengan cerita, menjadi perempuan yang tulang rusuknya adalah cerita. Saya hanya mengikuti apa yang membuat saya bahagia dan mengenal diri sendiri,” tambah Marissa.
Di era internet, menjadi sebuah tantangan baginya untuk mencari waktu diam dan mendengarkan diri sendiri. “Untuk saya, mungkin dengan meditasi. Meditasi bisa ketika cuci piring dan membersihkan rumah. Seperti membersihkan pikiran,” ujarnya.
Sumber: Kompas.id, Marissa Anita Menolak “Cat-calls”, 17 Feb 2020 05:00 WIB