Astari Vernideani, Kagum

Astari Vernideani, Miss Tourism International 2018/2019, lahir dan besar di Jakarta dari orangtua berdarah Minangkabau dan Jawa. Meski tidak fasih berbahasa daerah, ia memahami sebagian percakapan dalam bahasa Minang dan Jawa yang digunakan keluarganya. Sehari-hari, Astari berkomunikasi dengan bahasa Indonesia, tetapi mengaku kagum pada kekayaan bahasa daerah di Indonesia sebagai wujud unity in diversity. Ia mendorong anak-anak untuk tetap diajari bahasa daerah sebagai bentuk kebanggaan terhadap asal-usul. Kini, Astari aktif sebagai putri pariwisata dan model iklan, serta terus menginspirasi melalui kecintaannya pada budaya dan keragaman Indonesia.

*****

Lahir dari orangtua yang berasal dari daerah berbeda, Miss Tourism International 2018/2019 Astari Vernideani lebih sering menggunakan bahasa Indonesia dalam percakapan sehari-hari. Ia tetap bisa mengerti ketika ada orang yang berbincang dalam bahasa daerah orangtuanya meski ia sendiri lahir dan besar di Jakarta.

Di rumah, ibundanya sering kali berbincang dengan eyang menggunakan bahasa Minangkabau, sedangkan ayahnya berbahasa Jawa ketika berbicara dengan eyangnya. ”Di rumah sendiri, saya berbicara menggunakan bahasa Indonesia karena dari lahir hingga saat ini di Jakarta,” katanya.

Walau tidak terlalu lancar berbahasa daerah dan mengerti hanya sebagian dari perbincangan berbahasa Jawa dan Padang, Astari kagum ketika mendengar orang berbicara menggunakan bahasa daerahnya. ”Saya sangat kagum, ya, ternyata Indonesia itu benar-benar unity in diversity, berbeda-beda tetapi tetap bersatu,” ujarnya.

Astari membayangkan, alangkah lebih baik jika setidaknya anak-anak tetap diajari untuk bisa memahami bahasa daerah asal orangtuanya.

Mengenali bahasa daerah juga menjadi jalan untuk lebih mengenal daerah asal. ”Lebih bangga saja terhadap daerah asal kita. Jika mendengar teman berbahasa daerah pun, saya ikut excited mendengarkan,” ujar Astari yang masih sibuk berkegiatan sebagai putri pariwisata dan model iklan ini.

Sumber: Kompas edisi 26 Januari 2020 di halaman 12 dengan judul “Kagum”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *