The Bakuucakar, Tetap Berkarya Setelah Kepergian Glenn Fredly
Band The Bakuucakar, yang selama 12 tahun berkarya bersama mendiang Glenn Fredly, merilis singel perdana berjudul “Bakuucakar” pasca kepergian Glenn pada 8 April 2020. Singel ini lahir dari jam session awal 2021 yang penuh canda, berirama funky dan energetik, dengan chorus “bakuucakar” sebagai simbol persaudaraan, keberagaman suku, dan lintas generasi. Nama bakuucakar berasal dari bahasa Indonesia timur, berarti “saling adu cakar” atau secara musikal “adu kemampuan bermusik”. Personel band terdiri dari Andre Dinuth (gitar), Rifka Rachman (vokal & sequencer), Bonar Abraham (bas), Rayendra Sunito (drum), Harry Anggoman (kibor), Nicky Manuputty (saksofon), dan Kenna Lango (hammond). Lagu tersedia di seluruh platform digital.
*****
Band The Bakuucakar yang selama 12 tahun berkarya bersama mendiang Glenn Fredly, baik di atas panggung maupun di balik panggung, merilis singel perdana mereka bertajuk ”Bakuucakar”. Karya ini merupakan karya perdana The Bakuucakar setelah kepergian Glenn pada 8 April 2020.
”Kehilangan sosok leader sudah pasti menjadi pukulan berat bagi kami. Namun, duka yang kami rasakan justru mendorong dan meyakinkan kami untuk terus berkarya. Seperti keluarga yang kehilangan, hidup akan tetap berjalan,” ungkap Andre Dinuth, salah satu personel, mewakili The Bakuucakar, Rabu (14/7/2021).
Selain Andre yang memainkan gitar, The Bakuucakar juga diawaki oleh Rifka Rachman (lead vocal & Ssequencer), Bonar Abraham (bas), Rayendra Sunito (drum), Harry Anggoman (kibor), Nicky Manuputty (saksofon), dan Kenna Lango (hammond).
Singel ”Bakucakar” terwujud pada awal tahun 2021. Para personel The Bakuucakar sepakat untuk membuat lagu bersama. Dari jam session yang penuh canda tawa, akhirnya lahir ”Bakuucakar” yang berirama funky, penuh energi. Kata ”bakuucakar” yang diteriakkan di setiap chorus menjadi melodi anthemic untuk persaudaraan, keberagaman suku, dan lintas generasi dari masing-masing personel.
Bakuucakar sendiri adalah kata-kata yang kerap digunakan di Indonesia timur. ”Bakuu” maksudnya saling atau adu, sementara cakar, sama maknanya dengan cakar dalam bahasa Indonesia. Bakuucakar artinya saling/adu cakar atau cakar-cakaran. Secara musikal dapat diartikan adu kemampuan bermusik.
”The Bakuucakar menjadi salah satu band yang isinya bermacam-macam, mulai dari jenis musik, sampai ke generasinya. Dari situ kami mencoba menyatukan elemen-elemen dari masing-masing personel, sampai akhirnya bisa menemukan tujuan kami dalam bermusik. Kalau kata Glenn, kita adalah keluarga yang dipertemukan dengan ritme dan harmoni,” imbuh Andre. ”Bakuucakar” dapat dinikmati di seluruh platform musik digital.
Leave a Reply