Hadi Tjahjanto, Bekerja Saja
Di tengah isu pergantian Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan tak memedulikannya dan tetap bekerja seperti biasa. Ia menyebut keputusan pergantian merupakan hak prerogatif Presiden. Lahir di Malang, 8 November 1963, Hadi menekankan komitmennya sebagai prajurit untuk siap mengabdi dan menunggu perintah atasan. Selain menjaga keamanan negara, ia membantu pemerintah dan Polri mendisiplinkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan serta menyiapkan vaksinator TNI demi mendukung target satu juta dosis per hari. Di sela tugasnya, Hadi juga ingin lebih dekat dengan prajurit dengan mengunjungi mereka di barak.
*****
Di tengah isu pergantian Panglima TNI yang terus bergulir, Marsekal Hadi Tjahjanto tak peduli. Ia tetap bekerja seperti biasa mengawal keamanan negeri dari berbagai ancaman.
”Saya tidak peduli dengan berbagai isu (reshufflle), termasuk pergantian Panglima. Biar saja isu itu, namanya juga isu. Presiden yang punya hak prerogatif yang akan memutuskan. Saya sih bekerja aja seperti biasa,” ujar kakek dua cucu, kelahiran Malang, Jawa Timur, 8 November 1963, terkekeh saat dikofirmasi pada hari Senin (14/6/2021).
Menurut mantan Komandan Pangkalan Udara TNI AU Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah—pada masa Joko Widodo menjadi Wali Kota Solo—sebagai prajurit TNI, Hadi siap mengabdi dan menunggu perintah atasan.
”Selain mengawal keamanan negeri, saya juga terus membantu pemerintah dan Kepolisian Negara RI mendisiplinkan warga mematuhi protokol kesehatan, juga menyiapkan vaksinator TNI agar target vaksinasi pemerintah 1 juta dosis per hari bisa tercapai. Karena dengan target itu, ancaman kemanan dari sisi kesehatan bisa terwujud,” tuturnya lagi.
Di balik tugas besar lainnya, Hadi juga ingin menemui para prajurit di baraknya. ”Saya ingin dekat juga dengan prajurit,” ujarnya lagi.
Leave a Reply