Dee Lestari, Menghidupkan Naskah Lama

Penulis Dewi Lestari menghidupkan kembali manuskrip lamanya yang sempat tersimpan selama 27 tahun. Naskah yang awalnya berjudul Planet Ping kini hadir dengan tajuk Rapijali, tetap berfokus pada tokoh utama bernama Ping. Judul baru dipilih karena menekankan peran orang-orang di sekitar Ping, termasuk band bernama Rapijali yang diikuti tokoh tersebut. Dee mengaku proses membangkitkan naskah lama tidak mudah karena harus menyesuaikan perubahan zaman, seperti media sosial dan kondisi sosial-politik. Meski begitu, latar tempat tetap dipilih di Batu Karas, Pangandaran. Rapijali akan dirilis dalam versi digital bersambung dan buku fisik.

*****

Sempat tertidur 27 tahun, manuskrip lama milik penulis Dewi Lestari atau akrab dipanggil Dee ini dihidupkan kembali. Semula diberi judul Planet Ping. Namun, ketika diputuskan untuk dibangunkan dari mati surinya, Dee memilih tajuk Rapijali untuk menjalin dan melengkapi perjalanan Ping, tokoh utamanya.

”Nama tokohnya enggak berganti, tetap Ping. Kenapa jadinya Rapijali? Karena di dalam cerita ini akan ada teman-teman dan orang-orang yang memang selalu ada di sekeliling Ping. Rapijali juga sebenarnya nama band, di mana Ping jadi anggotanya di situ,” ujar Dee saat jumpa pers secara virtual, Jumat (22/1/2021).

Ia mengaku tidak mudah untuk membangkitkan lagi cerita yang sudah terpendam lama itu. Perubahan latar dan tren menjadi salah satu yang harus disesuaikan. Dee menggarap awal tulisan itu pada 1993. Kini pada 2021, banyak hal telah berubah. Namun, bukan berarti ia tak berhasil menemukan latar tempat yang cocok untuk membangun kisah Ping.

”Harus disesuaikan semuanya. Misalnya sekarang ada sosial media, kondisi politik yang terpolarisasi, hiburannya anak sekarang seperti apa. Itu enggak bisa enggak, kan. Harus diikuti agar sesuai konteksnya. Nah, kalau untuk latar tempat, yang ada di bayangan saya enggak banyak berubah. Nemunya dan sampai saat ini masih cocok ada di Batu Karas, Pangandaran,” tuturnya.

Rapijali akan hadir dalam dua versi. Rapijali sebagai cerita bersambung dapat dinikmati melalui versi digital. Versi lainnya, karya ini juga direncanakan muncul dalam bentuk buku fisik.

Sumber: Kompas.id, Dee Lestari Menghidupkan Naskah Lama, 05 Feb 2021 05:06 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *