Adjie Santosoputro, “Ngerawat” Batin

Kesehatan mental kini semakin ramai dibicarakan karena tekanan hidup dan situasi pandemi membuat banyak orang merasa stres. Namun, sebagian masih bingung bagaimana mulai merawatnya. Praktisi kesehatan mental Adjie Santosoputro menghadirkan seri perbincangan “Ngebatin: Ngerawat Batin” dengan gaya ringan agar mudah dipahami. Program talkshow yang tayang di YouTube, Spotify, dan Anchor ini digarap bersama penyiar radio Ucita Pohan. Beberapa episode telah tersedia, termasuk topik penerimaan diri setelah kegagalan. Adjie menegaskan bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik dan perlu dirawat agar hidup terasa lebih nyaman dan dapat dijalani dengan penerimaan diri.

*****

Kesehatan mental tengah menjadi topik perbincangan yang mulai ramai di masyarakat. Stress dan tantangan kehidupan di masa kini menjadikan banyak orang merasa hidup dalam tekanan. Belum lagi, situasi  pandemi yang juga ikut urun dalam kondisi mental seseorang. Merawat kesehatan mental pun digelorakan, tapi kadang muncul kebingungan untuk memulainya.

Untuk membuka jalan bagi yang ingin mencari jawaban untuk merawat kesehatan mental, Praktisi kesehatan mental Adjie Santosoputro menghadirkan seri perbincangan bertajuk Ngebatin: Ngerawat Batin. “Topiknya ya tentang kesehatan mental tapi dibahas dengan gaya lebih ringan sehingga harapannya mudah diterima,” ujar Adjie.

Dalam membesut program talkshow yang ditayangkan di Youtube, Spotify, dan Anchor (anchor.fm) ini, Adjie menggandeng penyiar radio Ucita Pohan untuk bersama berbincang dalam Ngebatin. Beberapa episode sudah dapat dinikmati di berbagai platform. Salah satunya bahkan cukup dekat dengan kehidupan yaitu tentang penerimaan diri setelah kegagalan.

“Kesehatan mental itu sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Jadi harusa sama-sama dirawat. Banyak yang sudah mulai paham bahwa kesehatan mental ini juga merupakan hal penting dalam menjalani hidup dengan lebih nyaman. Sebisa mungkin lewat obrolan yang kami buat ini memberi gambaran untuk sama-sama menerima hidup apa adanya,” kata lulusan Fakultas Psikologi UGM ini.

Sumber: Kompas edisi 23 Juli 2021 di halaman 16 dengan judul “Adjie Santosoputro “Ngerawat” Batin “

Author photo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *