Ullynara Zungga, Lima Menit
Penyanyi Ullynara Zungga (29) menjaga kebugaran dengan rutin berolahraga, terutama yoga, serta menjaga pola makan sehat dan istirahat cukup. Aktivitas padat dari ujian hingga pentas di berbagai kota membuatnya disiplin menjaga kesehatan. Yoga menjadi rutinitas penting baginya, apalagi karena ia memiliki masalah tulang belakang. Selain bernyanyi, Nara aktif dalam kegiatan sosial pemberdayaan perempuan dan baru meraih gelar S-2 Kajian Studi Jender di Universitas Indonesia dengan tesis tentang penyanyi dangdut kelas menengah. Setelah kontrak dengan grup Mahadewi berakhir, ia kini fokus pada penampilan off-air dan terus menjaga kebugarannya.
*****
Penyanyi Ullynara Zungga (29) mempunyai kiat tetap bugar, yaitu berolahraga, khususnya yoga, setiap hari dengan tutorial-tutorial dari Youtube. Ia juga berupaya tidak terlambat makan dengan menu yang sehat. Ketika jam padat, ia selalu menyempatkan tidur selagi ada waktu.
”Pernah sewaktu habis ujian tengah semester lalu harus buru-buru menyanyi di Anyer, lalu ke bandara untuk pentas malam di luar kota. Keesokan harinya harus kembali lagi untuk pentas menyanyi di Jakarta sehingga saya tentu butuh cara untuk selalu bugar,” ujar Nara, panggilan Ullynara, Sabtu (7/3/2020), di Jakarta.
Yoga untuk merawat kesehatan menjadi aktivitas Nara sehari-hari, terutama juga karena ia punya problem tulang belakang. ”Paling tidak di setiap waktu memungkinkan harus selalu yoga meski hanya lima menit,” ujar Nara yang pernah membukukan puisi-puisinya pada 2017 dengan judul Dunia Laksmi ini.
Selain sibuk menyanyi, Nara saat ini juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial di bidang pemberdayaan perempuan. Awal Februari lalu, ia baru saja diwisuda untuk jenjang S-2 kajian studi jender di Universitas Indonesia. Tesis Nara tentang dilema perempuan penyanyi dangdut kelas menengah.
Setelah selesai kontrak dengan grup Mahadewi, Nara kini makin banyak melakoni aktivitas menyanyi off-air atau di luar rekaman. Kiat bugarnya pun makin teruji.
Sumber: Kompas edisi 08 Maret 2020 di halaman 8 dengan judul “Lima Menit”.