Chelsea Islan, Beradegan dengan Api

Chelsea Islan kembali memerankan karakter Alfie dalam film horor Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 karya sutradara Timo Tjahjanto. Dalam film ini, ia menghadapi tantangan berat, terutama adegan dengan api asli tanpa CGI yang berisiko tinggi. Chelsea mengaku harus menjaga tempo agar aman selama pengambilan gambar. Selain itu, hampir semua adegan menuntut emosi intens dan fisik ekstrem, seperti dilempar dan dibanting. Proses syuting berlangsung selama satu bulan, dengan dua hari khusus untuk adegan api. Chelsea merasa aman karena seluruh risiko telah diperhitungkan oleh tim produksi dan Timo. Ia juga menekankan pentingnya dukungan antarpemain selama proses syuting.

*****

Aktris Chelsea Islan kembali berperan dalam film horor, Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2. Dalam film ini, Chelsea kembali memerankan sosok Alfie, melanjutkan karakter film pertama, Sebelum Iblis Menjemput. Kali ini Chelsea banyak menemui tantangan baru dalam memerankan Alfie di film yang disutradarai  Timo Tjahjanto.

“Adegan sulit salah satunya yang dengan api karena itu bener-bener panas banget. Itu asli apinya, bukan Common Gateway Interface (CGI) dan sebenarnya pas lagi di adegan itu ragu banget bisa enggak ya, karena harus ngikuti waktunya. Jadi kita harus bener-bener sesuai tempo dan ritmenya. Kalau telat dikit aja itu bisa meledak,” cerita Chelsea pada acara Press Screening dan Conference Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2, di Jakarta, Jumat (21/02/20).

Menutur Chelsea, karakter Alfie yang sekarang memberikan warna baru yang belum pernah ia perankan selama ini karena ia harus dilempar dan dibanting. Bagi dia, hampir semua adegan mengandung emosi yang kuat, sehingga dia harus mendalami karakternya dengan baik.

“Banyak sebenarnya adegan yang menantang salah satunya juga yang kita dilempar, dibanting, dan hampir semua adegan emosional banget, jadi tidak pernah merasa tenang gitu saat syuting kita tidak bisa ada di titik happy, kita harus mendalami karakter film horor ini,” ujar Chelsea.

Buat Chelsea, syuting selama satu bulan dan bisa menjalani karakter yang berbeda tidak lepas dari kepercayaannya terhadap lawan main yang saling mendukung yaitu Budi (Baskara Mahendra), Gadis (Widika Sidmore), Jenar (Shareefa Daanish), Martha (Karina Salim), Leo (Arya Vasco), dan Kristi (Lutesha).

“Syuting selama satu bulan dan syuting dua hari untuk adegan dengan api karena banyak shootnya juga terus banyak dialognya, jadi memang lumayan lama. Dari situ kita pemain juga saling mendukung dan percaya,” ungkap Chelsea.

Chelsea merasa beruntung karena sutradara Timo Tjahjanto sudah memperhitungkan segala resiko adegan berbahaya. Hal itu membuat Chelsea dan semua pemain merasa aman untuk memerankan adegan mereka masing-masing.

“Alasannya kita emang ingin dalam pembuatan film ini semua aman, gak mau cepat-cepat karena takutnya nanti ada yang terluka. Jadi benar-benar dari produksi dan mas Timo juga memperhitungkan semuanya, resikonya apa saja. iya sih pertama kali adegan sama api jadi di film ini ekstrim banget pokoknya,” ujar Chelsea.

Sumber: Kompas.id, Chelsea Islan Beradegan dengan Api, 24 Feb 2020 05:19 WIB